Why

BECAUSE hating me won't make you pretty or perfect

Sunday, April 24, 2011

Kartono yang Sok. Kartini yang Berlagak Mandiri.


Ada salah satu orang di Twitter yang saya follow. Dia laki-laki. Yah, Saya tidak perlu menyebut siapa dia. Yang jelas dia laki-laki.

21 April 2011, pagi-pagi, Beliau udah ngetweet aja. Yah intinya Selamat Hari Kartini lah pokoknya. Banyakan positif. Tapi lama-lama, tweets-nya kok jadi mempertanyakan apa sebenarnya cita-cita Kartini?

Beliau mempertanyakan apa artinya gembar-gembor meminta kesetaraan gender bila di mal-mal ada tersedia Ladies Parking Area, para suami yang membawa tas istrinya, bila antri wanita banyak minta didahulukan, dan hal-hal semacam itu.

Saya sudah protes, tapi Dia, entah nggak baca atau bagaimana nggak respon balik jadi ya sudah. Saya menjelaskan di sini lah,

Saya ingin berpendapat bahwa KESETARAAN GENDER dan PERSAMAAN DERAJAT adalah BERBEDA.

Kesetaraan gender itu sampai kapanpun tidak akan pernah terjadi. Laki-laki dan perempuan tidak akan bisa setara. Masing-masing punya kodrat sendiri dari Tuhan. Dan apa yang dipertanyakan Beliau di atas tadi adalah hal-hal terkait kodrat. Kodratnya, secara singkat Adam memang lebih kuat daripada Hawa. Meskipun hal ini sudah, aaahhh sudah kuno sudah tidak berlaku lagi, namun kodrat dari Tuhan memang seperti itu. Paham?

Nah, yang selama ini kami perjuangkan adalah persamaan derajat kaum Pria dan Wanita. Bukan dalam hal-hal kodrati, namun dalam hal pendidikan, jabatan, kekuasaan. Seperti yang diperjuangkan R.A Kartini adalah hak wanita untuk bersekolah dan menentukan nasibnya sendiri.

Banyak Saya temukan para wanita dan perempuan 'perkasa' yang hidup sendiri dan bahagia. Dan komentar-komentar beberapa perempuan yang Saya temukan kebanyakan "Gue juga suka sebel sama cewek-cewek yang ngomong 'duluin gue dong! ladies first lah..' atau 'sana dikit dong Mas, saya kan cewek' dan yang kayak gitu-gitu ih manja abis..." ya memang. Kita ini perempuan perkasa. Tapi ingat, kita tetap butuh orang lain. Tujuan kita diciptakan Tuhan berbeda supaya kita saling melengkapi.
Bukan berarti Saya perempuan cengeng yang nggak bisa mandiri yang merasa dirinya lebih lemah dibanding laki-laki. Saya tebalkan, Saya bukan. Percayalah, kalau perlu buktikan sendiri.

Saya cuma berharap, cowok-cowok jangan ada yang seenaknya menelantarkan perempuan dan berlaku seenaknya di luar kodrat dengan backing "LU KAN MINTA EMANSIPASI. YA KONSEKUEN DONG...."

Juga cewek-cewek nggak usah sok perkasa bisa ini itu semuanya bisa dikerjain sendiri atas nama emansipasi "PERGI. GUE GAK BUTUH LO. UDAH EMANSIPASI NEH, GUE BISA SENDIRI"

Marilah kita hidup sesuai kodrat dalam derajat yang sama dengan segala perbedaan yang ada untuk saling melengkapi :'D

Hmmmm bagaimana menurut Kamu? Iya kan? Eh.......atau Saya yang salah? Tolong.....

Maaf, sudah terlalu terang, Kartini.


"Habis gelap terbitlah terang" - RA Kartini.



Tapi maaf, sudah lewat 2 hari, jadi mungkin Sudah Terlalu Terang, Kartini.

Seperti capek.


Ya. Saya semacam capek. Sebelumnya maaf saya (lagi-lagi) jarang posting.

Saya, wuih, terlalu sering mempertanyakan masa depan bangsa ini kepada penanggung jawab-penanggung jawab di masa ini.
Saya, wuao, terlalu sering mengatai mencaci menyumpahi 'aktor-aktor' dalam pemerintahan negara ini.
Tapi, lama-lama.......Saya, fiuh,..............capek.

Salah satu orang yang Saya kenal bilang, "Ngapain lu pusing mikirin 'aktor-aktor' itu? Lu juga cuma bisa ngomong doang! Gak guna! Lu gak bisa ngapa-ngapain! Mending lu belajar yang bener. Ga usah sok nasehatin, sok ngomentarin, sok jadi manusia Mahatahu yang paham segala masalah beserta solusi-solusinya. Gak penting kalo lu cuma pengen unjuk gigi bahwa lu adalah salah satu remaja yang peduli akan masa depan negeri ini. Kami yang dengerin orang-orang kayak lu ini ujung-ujungnya juga lepas peduli. Sekedar membuka mata orang boleh, tapi di baliknya lu butuh kerja. Usaha. Supaya lu jangan cuma bisa ngomong doang!"
Dan iya. Lebih baik Saya usaha ya. Nggak perlu muluk-muluk ingin memperbaiki pemerintah lah. Bull Shit. Tahik.

Setidaknya Saya bisa belajar yang bener. Supaya rapot bagus.
Setidaknya Saya bisa mikirin supaya MB itu bisa jadi lebih maju, variatif, dan inovatif.
Setidaknya Saya bisa bikin #SASHIMI jadi kondusif dan nyaman aman tenteram buat KBM.
Setidaknya Saya bisa rajin latihan voli supaya bisa main bagus.
Setidaknya Saya bisa terus mencoba split samping.
Setidaknya Saya bisa lebih rajin posting di blog ini.
Setidaknya Saya bisa..................
Setidaknya Saya....................
Setidaknya....................

Ah......masih banyak hal di sekeliling Saya.

TOLOL KAU, CAROLINA. Sepersekian waktu dalam hidup, kau habiskan buat ngebahas tetek-bengek itu.

SINTING SAYA, BENAR.

Thursday, February 3, 2011

Kebiasaan Saya


saat membuka Mozilla atau Chrome atau mengakses internet,

alamat yang pertama kali saya buka pasti

google.com



........................................................................
..................................................................
..............nggak tahu kenapa............
....................................................
......saya juga bingung.....

padahal saya juga nggak ada
niat apapun buat mengakses situs ini....hmm...

Monday, January 31, 2011

Gundah Gulana

Ketika saya beritahu mereka bahwa saya ingin mendalami bidang hukum dan politik, mereka bilang jangan.

Katanya, sebersih apapun saya dari 'noda', saya tetap harus berdosa juga.

Katanya, buat apa?

Katanya, kita udah kacau, walaupun niat kamu mau memperbaiki semuanya, haha, gak akan bisa.

Ah, saya butuh sharing dengan siapapun tentang Jurusan Hukum dan/atau Jurusan Politik.